Kaitan Antara Kurang Berolahraga dan Penyusutan Otak – FAJAR health
News Update

Kaitan Antara Kurang Berolahraga dan Penyusutan Otak

Foto: health cabal

FAJAR HEALTH – Sehat secara fisik tidak berarti anda boleh mengabaikan olahraga, khususnya mereka yang berusia di atas 55 tahun. Menurut hasil dari sebuah studi menunjukan, bahwa menghabiskan 10 hari tanpa aktifitas olahraga dapat mengurangi pasokan darah menuju otak.

Menurut para peneliti studi tersebut, bagian dari otak yang dinamakan Hippocampus ini harus mendapatkan cukup aliran darah lantaran fungsinya untuk berpikir, belajar dan menyimpan ingatan.

Temuan penting mengenai kaitan antara kesehatan fisik dengan kesehatan kognitif ini dirilis pada jurnal Frotiers in Aging Neuroscience oleh University of Maryland (UMD) School of Public Health belum lama ini.

Lalu apa yang terjadi ketika mereka pada usia tersebut tidak jauh dari aktifitas fisik dan tidak dalam kondisi fisik yang fit?

Menurut kepala studi J. Carson Smith yang juga profesor kinesiologi di UMD, sepertti dilansir Medical News Today, minimnya aliran darah yang diterima otak dapat menyebabkan penyusutan ukuran otak, khususnya pada bagian hippocampus itu sendiri.

Hal ini sekaligus menjawab mengapa kebanyakan dari mereka yang memasuki usia tersebut kerap memiliki masalah dengan daya ingat atau yang dikenal dengan pikun. Intinya, dengan terus berolahraga secara aktif, kesempatan anda menjadi pikun dalam rentang usia tersebut dapat terhindari.

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top