Ini Alasan Mengapa Perokok Sulit Meninggalkan Kebiasaannya – FAJAR health
News Update

Ini Alasan Mengapa Perokok Sulit Meninggalkan Kebiasaannya

Foto: pexels.com

FAJAR HEALTH – Seperti halnya energi di tubuh, rokok juga dapat menyebabkan terkurasnya otak anda. Penelitian terbaru menyebutkan bahwa aktifitas merokok dapat menyebabkan menurunnya kadar dopamin dalam otak.

Dopamine sendiri adalah hormon yang dapat menyebabkan seseorang merasa senang dan bahagia. Kekurangan domapine dapat menyebabkan seseorang menjadi lesu, sulit berkonsentrasi, kurang bersemangat dan agak moody.

Dilansir Men’s Health, hasil riset Yale University School of Medicine (YUSOM) menunjukan, jumlah hormon dopamine yang diproduksi perokok lebih rendah 15 hingga 20 persen jika dibanding mereka yang tidak merokok.

Ketika merokok, nikotin yang terkandung di dalamnya mampu mengaktifkan reseptor otak untuk melepaskan dopamine, yang memberikan kepuasan tersendiri bagi para perokok. hal inilah mengapa rokok dapat menyebabkan seseorang kecanduan dan sulit untuk meninggalkannya, tutur profesor dari YUSOM, John Krystal, M.D.

Bagi anda yang sedang berusaha merokok, ada kabar baiknya nih. Menurut Dr. Krystal, ketergantungan anda pada nikotin dapat mereda usai tiga bulan pertama setelah anda meninggalkan rokok. Itu artinya, tubuh akan dapat memproduksi kadar dopamine secara normal dan lebih memudahkan anda untuk move on dari rokok.

Untuk sumber dopamine lainnya, kata Dr. Krytal, anda bisa mendapatkannya melalui aktifitas seperti kardio, kurang lebih 20 menit atau memadu kasih dengan pasangan, aktifitas yang paling banyak menghasilkan hormon dopamine.

Comments

comments

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top