Kontroversi Penggunaan Talcum Powder dan Resiko Kanker – FAJAR health
Warning

Kontroversi Penggunaan Talcum Powder dan Resiko Kanker

Photo source: inhabitots.com

FAJAR HEALTH – Sebuah keputusan juri di pengadilan di St.Louis, AS, pada bulan lalu telah memenangkan tuntutan seorang wanita yang didiagnosa menderita kanker ovarium lantaran menggunakan produk talcum powder milik Johnson & Johnson.

Putusan ini mengkuti dua putusan juri lainnnya di St. Louis di tahun ini. Johnson & Johnson dianggap telah gagal memperingatkan publik atas riset yang menunjukan adanya kaitan antara talkum powder dengan resiko kanker ovarium.

Pihak Johnson & Johnson sendiri bersikukuh bawah produknya aman untuk digunakan dan berencana akan melakukan banding atas ketiga putusan tersebut.

Lalu amankah penggunaan talkum powder itu sendiri, khususnya pada area kewanitaan? Dilansir WebMD (4/11/2016), pakar kanker dan kesehatan wanita Dr. Don Dizon dari Massachusetts General Hospital’s Oncology Sexual Health Clinic menyebutkan bahwa kemungkinan itu ada, meski sangat kecil.

sementara menurut Dr. Hal Lawrence, jika merujuk pada riset medis yang telah berjalan beberapa dekade, penggunaan talcum powder tidak pernah terbukti menjadi penyebab kanker mematikan tersebut.

Talcum atau talek sendiri adalah sebuah bahan mineral dari batu. Penggunaannya sendiri adalah untuk menyerap keringat dan mengurangi gesekan pada permukaan kulit.

Telah berabad abad lamanya, banyak wanita di dunia menggunakan talcum powder untuk menjaga daerah kewanitaannya agar tetap kering dan fresh.

Lalu apakah para wanita harus berhenti menggunakannya?

“Sejujurnya, jika anda mengkhawatirkan akan hal ini, lebih baik jangan,” anjur Dizon.(Fajar)

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top