5 Jenis Racun yang Anda Konsumsi Harian Tanpa Menyadarinya – FAJAR health
Warning

5 Jenis Racun yang Anda Konsumsi Harian Tanpa Menyadarinya

Photo source: Manufacturingtoday.com.ng

FAJAR HEALTH – Sepanjang hidupnya, manusia modern telah terekspos pada racun dalam jumlah yang dapat membahayakan kesehatan tubuhnya. Salah satu yang terpengaruh adalah otak.

Terpengaruh oleh beberapa macam racun yang dikonsumsi baik secara sadar atau tidak, fungsi otak manusia dapat mengalami degradasi dan mencegah anda menggunakannya semaksimal mungkin.

Racun apa saja yang dimaksud, berikut seperti diambil dari laman Health and Healthy Living:

1. Pemanis buatan
Sucralose, aspartame dan saccharin adalah salah satu di antaranya. Meski dilabeli mengandung nol kalori, namun pada kenyataannya, semua pemanis buatan ini berbahaya bagi otak manusia. Hal negatif yang disebabkan dari terlalu banyak mengkonsumsinya, dalam hal ini aspartame, adalah kecemasan, migran dan depresi.

2. Gluten
Protein yang terdapat pada barley, spelt, gandum, kamut dan gandum hitam ini dapat menempel pada dinding usus dan menyebabkan gangguan sistem kekebalan tubuh dan pencernaan. Sensitifitas gluten, menurut beberapa studi, juga berkaitan dengan peradangan pada otak dan sistem saraf.

3. Flouride
Flouride adalah senyawa kimia yang dapat ditemukan pada pasta gigi dan air minum yang juga bertanggungjawab pada kesehatan otak. Laporan Flouride Action Network yang didukung oleh UNICEF menyebutkan bahwa senyawa kimia ini bertanggungjawab atas penurunan IQ manusia.

4. Gula Rafinasi
Gula rafinasi juga dikaitkan dengan dampaknya terhadap otak. Mengkonsumsi gula ini dapat menghambat hormon pertumbuhan bernama BDNF yang sangat penting bagi otak. Beberapa studi menunjukan bahwa kurangnya kadar BDNF pada otak dapat memperburuk kondisi mereka yang mengalami depresi dan skizofrenia.

5. MSG
MSG atau perasa buatan biasa digunakan untuk membuat makanan menjadi lebih sedap. Namun yang banyak tidak disadari orang adalah konsumsi MSG dapat menyebabkan produksi hormon dopamine yang berlebihan pada otak. Bahan masak yang satu ini sering dikaitkan dengan beberapa gangguan otak seperti Alzheimer dan Demensia.

(Fajar)

Comments

comments

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top