Bahaya dan Resiko Mencukur Rambut Pubik – FAJAR health
Warning

Bahaya dan Resiko Mencukur Rambut Pubik

Photo source: wax-strips.com

FAJAR HEALTH – Menurut sebuah studi yang dilakukan oleh University of California, Amerika Serikat, mencukur rambut pubik dapat meningkatkan resiko seseorang terkena s*xually transmitted infection (STI) atau infeksi s*ksual menular.

Dilansir Studi ini sendiri melibatkankan 14 ribu baik pria dan wanita tentang apa yang mereka lakukan dengan rambut pubik mereka, dalam hal ini dicukur dan seberapa sering mereka melakukannya.

Dari situ, ditemukan bahwa 80 persen dari mereka yang terbiasa mencukur rambut pubiknya terkena STI seperti herpes, sipilis, gonorhea, chlamydia dan HIV dibandingkan mereka yang tidak mencukurnya.

Mereka yang mencukur rambut pubiknya harian atau mingguan diketahui beresiko tiga kali lebih besar terkena STI dibandingkan mereka yang jarang mencukurnya.

Kaitan antara mereka yang seringkali mencukurnya dengan STI adalah karena mereka yang rajin “memperindah” rambut bagian bawah tersebut adalah mereka yang aktif secara s*ksual.

Mereka yang aktif secara s*ksual, kata Benjamin Breyer, M.D., selaku kepala penelitian tersebut, secara otomatis memiliki resiko yang lebih tinggi terhadap penyakit-penyakit seperti disebutkan di atas.

Tidak cuma itu, kebiasaan mencukur, lanjut dia, juga dapat menyebabkan luka kecil pada kulit di area rambut pubik tumbuh, memudahkan bakteri dan virus menyusup ke dalam tubuh, meski resikonya tidaklah terlalu tinggi, jelas Debby Hernanick, Ph.D., penasihat s*ks Men’s Health.(Fajar Health)

Comments

comments

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top