Studi Amerika Sebut Disfungsi Ereksi Berpotensi Picu Kematian Prematur – FAJAR health
Love

Studi Amerika Sebut Disfungsi Ereksi Berpotensi Picu Kematian Prematur

PHOTO SOURCE: THEDAILYCHRONIC.NET

FAJAR HEALTH – Pen*s yang loyo ternyata bukan hanya kabar buruk bagi kehidupan s*ksual anda. Disfungsi ereksi, menurut studi terbaru, dapat meningkatkan resiko kematian prematur hingga 70 persen pada penderitanya.

Demikian hasil studi yang dilakukan peneliti dari University of Mississippi, Amerika Serikat, yang dilansir MensHealth.com (22/1/207).

Perlu disadari bahwa kesehatan kardiovaskuler yang buruk merupakan salah satu penyebab terjadinya disfungsi ereksi.

Menurut Tobias Köhler, M.D., profesor dari Southern Illinois University School of Medicine, hal tersebut seringkali menjadi pertanda awal dari ada yang salah dengan jantung anda.

Berdasarkan fakta yang ada, mereka yang mengalami disfungsi ereksi akibat buruknya kesehatan kardiovaskuler dapat berakhir dengan serangan jantung dalam waktu lima tahun setelah gangguan ereksi itu pertama kali muncul.

Pembuluh-pembuluh yang mengalirkan darah pada pen*s sangatlah kecil, dan hanya berjarak sekitar satu hingga dua milimetes satu sama lain, karena itu, penyumbatan pembuluh darah sangatlah mudah terjadi, kata Dr. Köhler.

Jika mulai terjadi penumpukan plak pada pembuluh darah yang disebabkan oleh pola makan yang buruk, kurang olahraga, merokok, usia atau faktor genetik, maka darah yang mengalir menuju penis adalah yang pertamakali tersumbat.

Hasilnya sudah bisa anda tebak, adalah ketidakmampuan pen*s anda untuk mencapai ereksi alias impotensi.

Karenanya penting bagi anda untuk segera memeriksakan diri apabila kondisi ini menimpa anda. Jika tanggap, hal terburuk yang bisa terjadi bisa saja terhindarkan.(Fajar)

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top