Awalnya Luka Kecil di Hidung, Lama-lama Bolong – FAJAR health
Warning

Awalnya Luka Kecil di Hidung, Lama-lama Bolong

Photo source: theboredmind.com

FAJAR HEALTH – Tren kulit kecoklatan atau tanning sangat populer di kalangan remaja dunia lantaran dianggap lebih menarik, khususnya di antara mereka pemilik kulit putih.

Namun sayangnya, banyak dari mereka yang mengabaikan kesehatan mereka sendiri dengan mengaplikasikan gaya hidup kulit tanning ini, salah satunya bahaya kanker.

Itulah yang membuat Jude Thrasher membagikan kisah pilunya pada dunia tentang bahaya tanning bagi para wanita di luar sana.

Menurut The Bored Mind, Jude telah menggunakan jasa salon yang menawarkan tanning kulit sejak usia 13 tahun. Semakin kesini, Jude jadi lebih sering mencoklatkan kulitnya. Ia bisa menghabiskan 20 menit setiap harinya untuk mendapatkan warna kulit dambaannya.

Namun suatu hari, ia menyadari ada yang salah dengan kulit di area hidungnya.

“Ada luka yang muncul hanya dalam semalam, tadinya aku pikir gara-gara digaruk saat aku tertidur,” kata Jude menjelaskan bahwa lukanya sempat menunjukan tanda-tanda membaik.

Namun sayang, satu bulan berselang, luka yang sama kembali terbuka, malahan lebih parah dari kondisi sebelumnya.

Ia pun segera memeriksakan dirinya ke dokter untuk mendapatkan penjelasan tentang apa yang sedang ia alami. Hasil dokter tersebut menjawab kecurigaannya.

“Aku sudah curiga sebelum. Dokter bilang, aku terkena kanker di wajahku,” ujarnya.

Meski selamat dari kanker tersebut, Jude harus menerima kenyataan bahwa hidungnya tidak akan pernah sama lagi.

Sejak saat itu, ia selalu megoleskan sunblock, menggunakan payung di siang hari dan memeriksakan kondisinya setiap tiga bulan sekali, hal yang akan ia lakukan seumur hidupnya.
*** Like page Facebook FAJAR Health untuk berita menarik ter-update lainnya ***

loading...
Click to comment

Most Popular

To Top