Studi: Bermain Facebook Dapat Menyebabkan Umur Panjang – Fajar Health
News Update

Studi: Bermain Facebook Dapat Menyebabkan Umur Panjang

Photo source: Youtube

FAJAR HEALTH – Sebuah studi menunjukan bahwa menggunakan Facebook dapat memperpanjang umur seseorang. Namun, menurut kepala studi ini, hal tersebut hanya berlaku pada mereka yang menggunakan Facebook untuk meningkatkan hubungan sosial di kehidupan nyata.

Studi yang dilakukan oleh William Hobbs dan James Fowler dari University of California-San Diego ini menggunakan sampel yang diambil dari 12 juta pengguna sosial media besutan Mark Zuckerberg tersebut.

“Kami menemukan adanya korelasi antara penggunaan (Facebook) dengan menurunnya resiko kematian,” kata Fowler seperti dilansir Medical New Today (1/11/2016).

Studi yang dirilis pada jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences ini mempelajari aktivitas orang yang lahir antara tahun 1945 hingga 1989 dalam kurun waktu 6 bulan. Ditemukan bahwa mereka pengguna Facebook memiliki umur yang lebih panjang ketimbang mereka yang sama sekali tidak eksis secara online.

Adapun menurut hasil penelitian tersebut mereka yang berumur panjang adalah pengguna Facebook yang memiliki rajin mengupload foto kehidupan sosialnya. Sementara mereka yang menggunakan Facebook terbatas pada menulis postingan dan pesan, terkait dengan tingkat terendah kematian.

Mereka yang menerima banyaknya permintaan pertemanan juga dikaitkan dengan umur panjang. Sementara mereka yang banyak mengejar pertemanan sama sekali tidak terkait dengan manfaat Facebook terhadap umur seseorang.

Mengapa studi ini penting, karena dewasa ini semakin banyak orang yang hidup dalam kesendirian. Menurut data di Inggris tahun 2014 lalu, 1 dari 10 orang dilaporkan tidak memiliki teman dekat.

Sementara menurut data American Association of Retired Persons menunjukan bahwa 43 persen orang Amerika berusia antara 45-49 tahun juga hidup dalam kesepian.

Dengan adanya Facebook, jumlah pertemanan yang ada dapat meningkatkan persepsi seseorang mengenai hidup ini melalui support sosial, yang dianggap mampu melawan stress dan menurunkan resiko seseorang terhadap penyakit.

Namun perlu digaris bawahi, bawha semua benefit yang disebutkan di atas hanya berlaku pada mereka yang menggunakan Facebook secara positf, bukan mereka yang menyalahgunakannya.(Fajar)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!