Terbiasa Melihat Gambar Porno Bikin Pria Jadi Sosok yang Positif? – Fajar Health
News Update

Terbiasa Melihat Gambar Porno Bikin Pria Jadi Sosok yang Positif?

Photo source: pixab

FAJAR HEALTH – Menurut sebuah studi di Brighton, Inggris, pria yang sering melihat gambar wanita setengah telanjang atau bentuk lain dari pornografi softcore akan menjadi terbiasa terhadap gambar-gambar serupa.

Salah satu penulis studi tersebut, Dr. Simon Duff dari University of Nottingham, beserta rekan kerjamya mempresentasikan temuan tersebut dalam Annual Conference of the British Psychological Society’s Division of Forensic Psychology (DFP).

Dalam presentasi tersebut, Dr. Duff dan rekan menjelaskan bahwa orang-orang sudah terbiasa melihat konten pornografi softcore (catat, bukan hardcore) seperti gambar wanita dalam balutan lingerie (pakaian dalam wanita) dalam iklan atau gambar wanita setengah telanjang pada media cetak cenderung menunjukan sikap yang positif terhadap wanita.

Dengan melibatkan 143 partisipan dengan umur rata-rata 19 tahun, 46 persen di antaranya adalah pria, penelitian ini dibagi dalam tiga kategori: Sensitivitas terhadap gambar pornografi softcore, sikap terhadap wanita dan kaitannya terhadap perkosaan.

Dibandingkan dengan mereka yang jarang melihat konten softcore, mereka yang sudah terbiasa melihatnya menganggap hal tersebut sebagai hal yang biasa, bukan lagi sesuatu yang bersifat porno.

Sementara pada pria yang jarang melihat konten softcore ini, cenderung tidak menunjukan sikap positif terhadap wanita, yang kemudian dikaitkan dengan perkosaan.

Para peneliti yang terlibat mengakui bahwa temuan ini belum mampu membuktikan sebab dan akibat, karenanya mereka masih belum dapat memastikan bahwa terlalu sering melihat gambar-gambar softcore dapat merubah sikap pria terhadap wanita.

Namun jika iya, maka hal ini dapat mendorong terbentuknya regulasi yang mewajibkan penggunaan sensor pada setiap gambar atau tayangan yang mengumbar aurat wanita dengan tujuan mengurangi tingkat perkosaan.

Kalau di Indonesia sendiri sih regulasi sensor ini sudah diterapkan pada tayangan-tayangan televisi baik nasional maupun TV kabel. Jangankan belahan dada, jika bagian lain dianggap terlalu seksi, maka jangan harap bisa tampil ful tanpa sensor?(ruf/fajar)

*** Like page Facebook FAJAR Health untuk berita menarik ter-update lainnya ***

loading...

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!