News Update

Kondisi Ini Picu Penyusutan Otak dan Alzheimer di Usia Pertengahan

Photo source: pixabay.com

FAJAR.CO.ID – Sebuah studi di Inggris berhasil menemukan kaitan antara obesitas dengan dampak buruknya terhadap kesehatan otak.

Menurut studi yang dilakukan di University of Cambridge di Inggris itu, mereka yang berusia antara 36 hingga 58 tahun berpotensi mengalami penyusutan otak dan membuatnya 10 tahun lebih tua dari usia otak sebenarnya.

Lisa Ronan yang terlibat dalam studi ini berpendapat bahwa mereka yang mengalami obesitas pada usia pertengahan menunjukan kurangnya materi putih atau ganglia dasar yang banyak mengandung selaput saraf dibandingkan dengan mereka pada usia yang sama dengan berat badan sehat.

Materi putih ini sendiri berfungsi membantu otak dalam berkomunikasi dengan masing-masing bagian otak yang ada. Kekurangan atau kehilangan materi putih dapat menyebabkan terjadinya mundurnya kemampuan seseorang dalam berpikir.

Dampak obesitas terhadap otak juga ditemukan pada studi lain yang dilakukan University of Texas Southwestern Medical Center di Amerika Serikat. ditemukan adanya kaitan antara obesitas dan penurunan kemampuan berpikir seseorang, termasuk kaitannya dengan penyakit Alzheimer di usia muda.

Berkurangnya materi putih pada otak sendiri biasanya terjadi pada akhir 30an. Tanpa itu, saraf otak tidak akan mampu untuk berkomunikasi satu sama lain.

Ingin terhindar dari demensia (pikun) dan Alzheimer, mungkin Anda perlu membaca artikel di bawah ini.(ruf/fajar)

Sumber: WebMD

Menua Gak Berarti Harus Pikun, Konsumsi Buah Ini Setiap Hari

Jangan Biarkan Alzheimer dan Demensia Renggut Masa Tua Anda

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!