News Update

Apa Dampak Super Moon Kemarin Malam Terhadap Tubuh Anda?

Pixabay

FAJAR HEALTH — Super blue blood moon yang terjadi kemarin (31/1/2018) membuat orang-orang disibukan dengan postingan mereka di media sosialnya masing-masing.

Tidak sedikit yang mengaku bahwa kejadian super langka di mana bulan terlihat memerah dengan ukuran yang membesar tersebut menyebabkan gangguan langsung terhadap kualitas tidur mereka.

Para peneliti dari masa ke masa memang telah menunjukan adanya kaitan antara fase siklus bulan dengan seberapa lama Anda tidur, senyenyak apa tidur itu dan pengaruhnya terhadap mood di keesokan harinya. Seperti halnya Profesor dari Berkeley Dr. Matt Walker yang membenarkan hal itu.

“Pernahkah Anda berpikir tentang arti dari kata lunatic? (Inggris: gila / Luna (Latin: bulan)) Kata itu berarti sesuatu yang mempengaruhi psikologis dan mental manusia selama bulan purnama,” kata Dr. Walker seperti dikutip dari DailyMail.co.uk.

Jika bicara super blue blood moon, lanjut dia, tidak ada data yang cukup untuk membicarakan efeknya terhadap manusia, karena kemunculan bulan ini terakhir kali terjadi pada tahun 1866 atau 152 tahun yang lalu.

Namun jika bicara dampak bulan purnama terhadap pria dan wanita, hal itu bisa dikatakan rumit. Pria biasanya akan lebih banyak bermimpi saat tidurnya sementara durasi tidur pada wanita akan berkurang secara dramatis akibat berkurangnya fase tidur nyenyak.

“Pria akan mengalami REM (rapid eye movement) lebih panjang (dari 70 menit ke 90 menit) sementara kebalikannya pada wanita,” ungkap dia.(ruf/fajar)

Sakitnya Diselingkuhi Pasangan, Simak 5 Kisah Berikut

Keji! Korban Diperkosa Pakai Dongkrak Mobil, Alat Kelamin dan Rahim Terkoyak

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!