News Update

Terbangun di Malam Hari Namun Sulit Tidur Kembali? Ini yang Mungkin Salah dari Anda

FAJAR HEALTH – Terbangun di tengah malam adalah hal yang wajar dan bagian dari DNA manusia. Bahkan, 4 sampai 6 kali terbangun tiap malamnya adalah hal yang normal terjadi. Demikian pendapat Dr. Jose Colon Penulis buku The Sleep Diet.

“Kembali seperti pada masa manusia gua dimana salah satu dari mereka akan terbangun untuk memeriksa keadaan sekitar, memastikan tidak ada harimau yang masuk, lalu kembali tertidur,” jelas pendiri Paradise Sleep itu seperti dikutip dari MensHealth.com

Namun, jika terbangun dan kesulitan untuk kembali tertidur, itu hal yang berbeda. Berikut beberapa alasan orang sulit tertidur ketika terbangun di tengah malam menurut Dr. Colon:

1. Anda kepanasan

Anda sulit tidur pulas mungkin salah satu penyebabnya adalah temperatur yang panas. Bisa jadi AC rumah anda sudah tidak dingin, atau cuaca tidak bersahabat menyebabkan panas ruangan yang berlebih. 

Dr. Marc Leavey dari Mercy Medical Center di Baltimore menyarankan untuk mandi dengan air hangat sebelum tidur. 

“Mandi air hangat meningkatkan panas tubuh, sehabis mandi air hangat akan terjadi penurunan suhu tubuh,” jelas Leavey.

2. Anda masih mengakses sosmed

Jika mengakses sosmed menjadi bagian dari aktifitas tidur anda, ini bisa menjadi salah satu penyebabnya. 

“Mata yang terekspos pada sinar (gagdet) di malam hari menghambat tubuh menghasilkan melatonin, yang adalah hormon tidur,” ungkap peneliti dari Carroll University, Richard L. Hansler, Ph.D..

Jika hal ini terjadi pada anda, padamkan lampu ruangan dan pastikan anda tidak mengakses ponsel anda hingga terlelap.

3. Anda sedang tertekan

Stress adalah salah satu penyebab orang untuk tidur dengan nyaman di malam hari. Lakukan meditasi sebelum tidur, dengan pikiran yang lebih relaks, tidur anda akan menjadi lebih berkualitas.

“Meditasi dan relaksasi progresif terbukti efektif untuk mengatasi gangguan tidur, salah satunya terbangun dari tidur akibat stress,” kata Lekeisha A. Sumner, Ph.D., psikolog dari University of California.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!