News Update

Derita Radang Usus Buntu Menurut Mereka yang Pernah Merasakannya

Foto: Freepik.com

FAJAR HEALTH — Usus buntu adalah usus yang terletak di bawah usus besar dan  sesuai namanya, adalah akhir dari usus manusia. Meski tidak jelas apa fungsinya, namun organ ini dapat menyebabkan masalah tersendiri ketika radang menyerang. 

Gangguan kesehatan yang ditimbulkan dari radang usus buntu (apendisitis) adalah seperti rasa sakit yang luar biasa akibat nanah yang memenuhi apendiks, mual, deman dan infeksi. Bahayanya, ketika terlambat diatasi, akan sangat fatal akibatnya. 

Radang usus buntu umum terjadi pada usia antara 10-30 tahun dan mempengaruhi 5 persen populasi dunia pada titik tertentu. Hanya dengan proses operasi, penyebaran infeksi akibat pecahnya usus, dapat terhindarkan. 

Karenanya, jangan pernah sepelekan rasa sakit yang ditimbul pada area sebelah kanan area perut, bertidak cepat dapat menyelamatkan nyawa anda. 

Berikut rasa sakit radang usus buntu yang digambarkan mereka yang pernah melaluinya: 

“Perut saya terasa amat sakit, seperti ditusuk dengan pisau dan sakitnya tidak pernah hilang. Saya dilarikan ke UGD dan ternyata (rasa sakit) itu akibat usus buntu,” —Lisa, 25, Brooklyn, NY.

“Saya merasa tidak sehat, terasa sakit dimana-mana dan demam, saya pikir itu flu. Lalu Bagian kanan bawah perut saya mulai terasa sakit. Saya berusaha mengabaikannya, namun sakitnya semakin hari semakin sering terjadi. Saya coba mencari tahu lewat Google dan curiga itu apendisits, akhirnya ke UGD dengan suami,” —Rita, 31, Denver, CO

“Putraku pernah mengalaminya waktu ia berusia 10 tahun. Sebelumnya ia lari seharian dan kemudian mulai mengeluh rasa sakit di perutnya. Kami membawanya ke UGD di mana ia didiagnosa (dengan apendisitis),” -Bob, 49, Hoboken, NY 

“Tadinya saya yakin itu flu. Badan saya dingin, demam dan sakit-sakit di perut dan belakang badan. Saya juga mengalami diare. Saya memeriksakan ke dokter dan melewati tes kesehatan dan ternyata didiagnisa terkena apendisits, meja operasi pun tak terhindarkan,” —Sheldon, 55, St. Paul, MN

“Saya merasa tidak enak badan dan mengalami konstipasi, mau buang angin namun tidak bisa. Lalu saya mulai mengalami keram. Saya pikir ada yang salah dengan makan saya. Saya pun memutuskan untuk memeriksakan diri,” —Max, 25, Austin, TX

“Perut saya terasa kembung, seperti terlalu banyak minum air soda. Ketika anak-anak saya memeluk, perut saya terasa sangat sakit. Tadinya saya tidak terlalu ambil pusing sampai bagian belakang dan kanan bawah tubuh saya mulai terasa sakit. Dokter pun langsung memfonis saya (terkena apendisitis),” —Dara, 38, Tampa, FL.

(ruf/fajar)

Sumber: Prevention.com

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!