Konsumsi Ayam Jadi Penyebab Utama Tingginya Angka Orang Sakit – Fajar Health
News Update

Konsumsi Ayam Jadi Penyebab Utama Tingginya Angka Orang Sakit

Foto: pixabay

FAJAR HEALTH – Kebanyakan dari kita pastinya berpikir jika ayam adalah salah satu konsumsi makanan paling menyehatkan, yang bisa ditemukan di luar sana. Mengapa tidak, salah satu makanan paling populer di dunia ini, sangat kaya akan protein yang dibutuhkan semua orang.

Namun tahukah Anda jika temuan Center for Disease and Prevention (CDC) baru-baru ini menyebutkan, meski menyehatkan, konsumsi ayam ternyata juga menjadi salah satu penyebab tingginya angka penyakit yang ditemukan pada manusia, MensHealth.com melansir.

Menurut data institut kesehatan terkemuka di Amerika Serikat itu, akibat konsumsi ayam antara tahun 2009 hingga 2015, terdapat setidaknya 100.939 kasus penyakit, 5.699 di antaranya berakhir dengan perawatan di rumah sakit, sementara 145 lainnya menyebabkan kematian.

Dan meski ikan menjadi penyebat lonjakan angka penyakit pada individu, namun ayam diketahui menyebabkan lebih banyak masalah kesehatan, sekitar 3.114 orang, akibat mengkonsumsi ayam yang terkontaminasi, mengalahkan babi dan sayur-sayuran, yang masing-masing menyumbang 2.670 dan 2572 kasus orang sakit.

Apa yang salah dengan ayam?

Menurut  Thomas Gremillion, director of the Food Policy Institute dari Consumer Federation of America, ayam adalah sarang bagi salmonella, sejenis bakteri penyebab beberapa jenis penyakit seperti diare, demam, dan keram-keram. Efek yang disebabkan oleh salmonella, biasanya muncul sekitar 12 hingga 72 jam  mengkonsumsi daging ayam yang terkontaminasi. Sebab itu, amat penting bagi industri dan pemerintah dalam melakukan perlindungan terhadap konsumen ayam.

Agar terhindar dari bahaya Salmonella, ada beberapa tips yang perlu Anda perhatikan untuk memastikan daging serta produk yang dihasilkan oleh ayam itu, aman untuk dikonsumsi. Berikut beberapa di antaranya:

  1. Hindari mengkonsmsi telur setengah matang
  2. Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir setiap sebelum makan
  3. Pastikan wadah yang Anda gunakan untuk mempersiapakan masakan bersih
  4. Hindari menggunakan alat makan yang sama saat mengkonsumsi makanan mentah dan matang.
  5. Gunakan termometer untuk memastikan suhu masakan yang aman untuk dikonsumsi

(ruf/fajar)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!